Loading...

Berita & Media

Siaran Pers

 

GRAND LAUNCHING PT. ASURANSI JIWA BUMIPUTERA


BALLROOM KEMPINSKI HOTEL JAKARTA, 12 Februari 2017

PROLOG.
Sebagai bagian dari tugas undang-undang mengawasi dan menjaga eksistensi industri jasa keuangan serta melindungi konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 21 Oktober 2016 mengeluarkan keputusan tentang Pengelola Statuter (PS) untuk penguatan dan pengembangan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

Di bawah koordinasi aktuaris senior Didi Achdijat, PS (Wakil Koordinator Sriyanto Muntasram, Yusman, Adhie M Massardi, Agus Sigit Kusnadi) telah melakukan rekstrukturisasi dan langkah-langkah korporasi serta membuat skema "mobilisasi sumber daya pembiayaan untuk memenuhi kewajiban perusahaan kepada pemegang polis" AJB Bumiputera 1912 yang jumlahnya lebih dari 6,5 juta.

Selain mengoptimalkan terjaminnya kepentingan pemegang polis, PS juga diberi amanat oleh OJK untuk menjaga legacy serta mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) dan mitra kerja yang berada di bawah naungan AJB Bumiputera 1912.

Dalam melakukan restrukturisasi, langkah-langkah korporasi dan skema penguatan serta pengembangan AJB Bumiputera 1912, PS dibantu konsultan, antara lain PriceWaterhouse Cooper (auditor), BNP Paribas (keuangan), Milliman (aktuaria) dan terkait restrukturisasi aset-aset properti melibatkan beberapa KJPP (kantor Jasa Penilai Publik) terakreditasi.

Mulai 12 Februari 2017, bertepatan dengan "Peringatan 105 Tahun AJB Bumiputera 1912" seluruh usaha asuransi (penjualan polis baru) dialihkan kepada PT. Asuransi Jiwa Bumiputera, dengan menggunakan (modal dasar) seluruh jaringan yang sebelumnya digunakan AJB Bumiputera 1912, yaitu 25 kantor wilayah dan 365 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, 1000 karyawan (SDM) terlatih, serta lebih dari 25.000 mitra kerja (agen asuransi) berpengalaman. Selanjutnya, AJB Bumiputera 1912 konsentrasi penuh dalam melayani pembayaran premi dan klaim 6,5 juta pemegang polis yang jatuh tempo.

Sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: Kep-87/D.05/2016, setiap langkah PS dalam melakukan restrukturisasi dan kebijakan-kebijakan menyangkut AJB Bumiputera 1912 perencanaannya terlebih dulu disampaikan kepada OJK-IKNB (Industri Keuangan Non-Bank).