Loading...

Berita & Media

Siaran Pers

 

PT Asuransi Jiwa Bumiputera dan PT Bank BRI Lakukan Kerja Sama Layanan Jasa Keuangan


JAKARTA, 18 Mei 2017 - PT Asuransi Jiwa Bumiputera (PT AJ Bumiputera) pada hari ini, Kamis (18/5/2017) melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama layanan jasa keuangan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI).

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama PT AJ Bumiputera Wiroyo Karsono dan Direktur Kelembagaan Bank BRI Kuswiyoto di Gedung BRI 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jakarta. Pada tahap awal kerja sama ini Bank BRI menyediakan layanan cash management berupa fasilitas BRI Virtual Account (Briva). Dengan Briva kantor wilayah maupun kantor cabang PT AJ Bumiputra, yang tersebar di 25 wilayah dan 365 cabang di seluruh Indonesia, secara realtime dapat mengakses data pembayaran premi yang masuk di rekening masing-masing wilayah dan cabang.

Wiroyo Karsono mengatakan bahwa penggunaan Briva memberikan kemudahan akses pembayaran premi bagi para nasabah PT AJ Bumiputera, mengingat Bank BRI maupun PT AJ Bumiputera memiliki jaringan yang tersebar luas di berbagai pelosok Indonesia. "Kami terus berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam hal pembayaran premi atas polis-polis asuransinya karena akses untuk melakukan pembayaran tersebar luas di jaringan BRI di seluruh Indonesia," Wiroyo menambahkan, "dengan kemudahan dalam hal pembayaran premi asuransi kepentingan nasabah lebih terlindungi karena polis yang dimiliki akan terus hidup hingga polis jatuh tempo atau ketika terjadi suatu risiko."

Kuswiyoto menambahkan, penggunaan layanan Briva oleh PT AJ Bumiputera bukan hanya akan menambah fee base income bagi Bank BRI, tetapi juga menambah peluang Bank BRI mengoptimalkan potensi pasar melalui jaringan nasabah PT AJ Bumiputera yang juga tersebar di berbagai penjuru Indonesia. "Sejalan dengan moto kami, yaitu melayani dengan setulus hati, tentu Bank BRI akan memberikan layanan prima kepada para nasabah PT AJ Bumiputera," kata Kuswiyoto.

Kerja sama layanan cash management ini merupakan langkah perdana bagi PT AJ Bumiputera dan Bank BRI dalam menjajaki sinergi yang menguntungkan kedua pihak di masa mendatang. Ke depan PT AJ Bumiputera akan menjajaki berbagai layanan keuangan yang dimiliki Bank BRI, misalnya autodebet rekening untuk pembayaran premi, mengoptimalkan BRILink, atau berbagai bentuk kerja sama lain. Selain itu, kerja sama ini menciptakan peluang bagi PT AJ Bumiputera untuk melayani kebutuhan asuransi para nasabah Bank BRI. "Kerja sama cash management ini diharapkan menjadi langkah awal untuk melakukan sinergi yang bermanfaat bagi PT AJ Bumiputera dan Bank BRI maupun bagi para nasabah dan pemangku kepentingan lain.


Dengan karakteristik maupun sebaran nasabah yang kurang lebih sama, kami melihat potensi yang besar untuk memaksimalkan layanan bagi nasabah dan mengembangkan kerja-kerja sama lain di kemudian hari," ujar Wiroyo.

PT AJ Bumiputera resmi beroperasi sejak 12 Februari 2017. Sebagai perusahaan yang baru beroperasi, fokus utama manajemen adalah memastikan perusahaan memiliki fondasi yang kokoh untuk tumbuh berkesinambungan dalam jangka panjang. Sejak beroperasi kini PT AJ Bumiputera berhasil mencatat premi baru yang menggembirakan dan akan bertumbuh seiring perjalanan waktu. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan lebih dari 21.000 agen di seluruh Indonesia dan manajemen berbasis profesionalisme.

Beragam produk disediakan oleh PT AJ Bumiputera untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga Indonesia. Dalam hal ini 11 variasi produk yang dikelompokkan dalam 5 solusi, yaitu:
 Solusi Proteksi Pendidikan (BP Beasiswa Berencana, BP Beasiswa Berencana Plus LAST BD, BP Cerdas dan BP Cerdas Plus LAST BD): asuransi pendidikan yang memberikan jaminan biaya pendidikan dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

 Solusi Proteksi dan Investasi (BP-Link dan BP Smart): memberikan manfaat proteksi maupun investasi.

 Solusi Proteksi Masa Depan ( BP Warisan, BP Mandiri dan BP Mandiri Plus Last BD): membantu mempersiapkan masa pensiun yang bahagia dan memberikan warisan yang bernilai untuk keluarga tercinta.

 Solusi Proteksi Sehat (BP Sehat): memberikan manfaat penggantian rawat inap sekaligus investasi.

 Solusi Proteksi Keluarga (BP Asri): mewujudkan kesejahteraan keluarga Indonesia dan memberikan perlindungan asuransi dengan premi yang sangat terjangkau.

Tentang PT AJ Bumiputera

PT AJ Bumiputera yang diluncurkan dan beroperasi pada 12 Februari 2017, didirikan dan didukung oleh permodalan yang kokoh, disertai komitmen yang kuat dari pemegang saham. Sebagai pengganti dan penerus perusahaan asuransi nasional tertua di Indonesia, PT AJ Bumiputera lahir sebagai "bayi raksasa" dan hadir di tengah keluarga Indonesia dengan 365 cabang di berbagai kota dan didukung oleh lebih dari 21.000 agen berpengalaman. Dengan kekuatan tim manajemen yang memiliki pengalaman profesional selama puluhan tahun, PT AJ Bumiputera menjadi perusahaan asuransi nasional yang melegenda, diwarnai semangat baru dan kekuatan baru yang akan memberikan manfaat maksimal bagi pemegang polis, para pemangku kepentingan, dan keluarga Indonesia.


Sebagai sebuah perseroan, PT AJ Bumiputera menjadi lebih fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan industri finansial, khususnya industri asuransi yang sangat dinamis. Dengan demikian, PT AJ Bumiputera merupakan perpaduan antara tradisi panjang sebuah perusahaan asuransi dan pengalaman lebih dari 105 tahun dengan sebuah semangat dan kekuatan baru untuk berkompetisi di tengah dinamika pasar yang terus bergerak dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, manajemen PT AJ Bumiputera tetap menjaga nilai-nilai luhur, profesionalisme, dan kebersamaan yang sudah dibangun oleh para pendiri Bumiputera, yaitu tiga guru yang juga aktif di Budi Utomo (medan perjuangan kaum intelektual pribumi pada zaman penjajahan Belanda): M. Ng. Dwidjosewojo, MKH Soebroto, dan M. Adimidjojo.

Visi PT AJ Bumiputera:
Menjadi perusahaan asuransi jiwa kebanggaan Indonesia.

Misi PT AJ Bumiputera
1. Memberikan kemudahan kepada nasabah melalui inovasi produk dan pelayanan yang berkesinambungan.
2. Membangun SDM yang berintegritas tinggi dan andal.
3. Memberikan kontribusi kepada seluruh pemangku kepentingan


Tentang Bank BRI
Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah, oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri pada 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 1/1946 Pasal 1, BRI adalah bank pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah Perjanjian Renville pada 1949, dengan perubahan nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu, melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 41/1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan, dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) Nomor 9/1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.
Setelah berjalan satu bulan, keluar Penpres Nomor 17/1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank

Indonesia Urusan Koperasi, Tani, dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Ekspor Impor (Exim).
Undang-Undang Nomor 14/1967 tentang Undang-Undang Pokok Perbankan dan Undang-Undang Nomor 13/1968 tentang Undang-Undang Bank Sentral mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua bank, yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya Undang-Undang Nomor 21/1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.
Sejak 1 Agustus 1992, berdasarkan Undang-Undang Perbankan Nomor 7/1992 dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 21/1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai saat ini.
Visi PT BRI
Menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.

Misi PT BRI:
1. Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
2. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan teknologi informasi yang andal dengan melaksanakan manajemen risiko serta praktik good corporate governance (GCG) yang sangat baik.
3. Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders).